Minggu, 19 Maret 2017

lomba jurnalistik smanti

SMANTI Gelar Education Festival
    MALANG – SMAN 3 Malang kembali mengadakan sebuah event  terbesar SEF ( SMANTI Education Festival ) selama satu bulan ini. SEF adalah rangkaian beberapa lomba dalam satu wadah. SEF ini diikuti oleh sekitar 300 anak SMP se-Jawa Timur. Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk mempromosikan SMANTI sendiri serta mencerminkan prestasi dari sekolah ini.
     Acara ini sudah turun temurun sejak 4 tahun yang lalu. Salah satu lomba yang ada di acara ini adalah English Competition yang terdiri dari 3 bagian yaitu, Speech, Story Telling, dan English Olympiad  yang dilaksanakan di ruang 62-65. Menurut salah satu peserta, yang melatar belakangi mereka untuk ikut acara ini adalah mereka ingin memperdalam bakat mereka di bidang masing-masing.
        Story Telling diikuti 44 orang. “ Aku lebih milih Story Telling dibanding Speech karena Story Telling lebih bebas bergerak dan aku bisa bercerita dengan caraku sendiri.” ujar Gaby,salah satu peserta. Menurutnya, tantangan dalam lomba ini adalah kita harus menghafal dan mendalami cerita tersebut. Pesertanya menaik dari tahun ketahun."Aku senang sekali banyak yang antusias sama lomba Story Telling ini.” kata ketua pelaksana lomba ini. Di lain tempat, peserta yang mengikuti Speech sebanyak 39 orang. Menurut salah satu peserta yang pernah meraih juara 2 Lomba Speech se-kabupaten ini, tantangannya adalah menghafal kosa kata yang susah. ” Saya ikut ini karena saya ingin memperdalam kemampuan saya berbicara. Saya sudah bisa ini sejak kelas 5 SD. Speech ini sangat menarik.” ujar Rafi.
       Ada satu hal yang menarik perhatian. Kemarin, banyak orang tua didepan ruangan untuk melihat dan merekam anaknya yang sedang tampil. Dan juga, mereka menunjukkan rekaman anaknya tersebut ke orangtua lain meskipun tidak dikenal. Selain itu, ada hal yang menarik juga dan menimbulkan pertanyaan di pikiran orang lain. Berapa banyakkah dana yang dibutuhkan untuk sebuah event se-besar itu? Menurut salah satu panitia, acara ini membutuhkan sekitar ratusan juta rupiah. Selain dana dari sekolah, juga mendapatkan dana dari sponsor. Sponsornya sendiri dicari oleh bagian Sie Spondon. Dalam mempersiapkan acara ini, tidak ada campur tangan dari guru. Para panitia membutuhkan kurang lebih 4 bulan untuk mempersiapkan acara ini. Sukanya saat mempersiapkan lomba ini adalah para panitia bisa berkomunikasi dengan ekskul lain karena jarang mereka berkomunikasi. Sedangkan dukanya, mereka harus bekerja keras hingga pulang larut malam.